GAKI Jatim Ungkap Minimnya Transparansi Pembangunan KDMP Sumenep

Jatim Ekspos

- Reporter

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

jatimekspose.com, Sumenep – Ketua Gugus Antikorupsi Indonesia Jawa Timur (GAKI Jatim) Ach. Farid Azziyadi mengungkap dugaan minimnya transparansi dalam pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Sumenep.

Temuan lapangan yang dihimpun tim investigasi GAKI Jatim menunjukkan indikasi lemahnya keterbukaan informasi di hampir seluruh titik pembangunan.

Menurut Farid, program strategis nasional yang digagas pemerintahan Prabowo–Gibran ini sejatinya bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis gotong royong. Namun, implementasinya di Sumenep dinilai belum mencerminkan semangat transparansi dan akuntabilitas, sehingga memicu kecurigaan publik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengungkapkan, mayoritas lokasi pembangunan Gerai KDMP tidak dilengkapi papan informasi proyek sebagaimana mestinya. Padahal, keberadaan papan informasi menjadi indikator penting keterbukaan anggaran, pelaksanaan, dan pengawasan publik, terutama karena proyek ini dibiayai menggunakan APBN.

Baca Juga :  Dituding Rekrut “Pegawai Siluman”, Direktur RSUD Sumenep Buka Suara

“Kasus ini menunjukkan bahwa pemerintah setengah hati menerapkan UU keterbukaan informasi publik,” tegas Ach. Farid Azziyadi, di salah satu kedai kopi Kecamatan Guluk-Guluk. Minggu (8/02/2026).

Farid menilai, ketertutupan informasi membuka ruang terjadinya praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN). Ia menekankan, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik secara tegas menjamin hak masyarakat untuk mengetahui seluruh proses penggunaan anggaran negara.

GAKI Jatim juga mendesak Kodim 0827 Kabupaten Sumenep selaku mitra PT Agrinas Pangan Nusantara dalam percepatan pembangunan Gerai KDMP agar menjalankan seluruh tahapan secara terbuka, mulai dari penentuan portal titik, penunjukan kontraktor, hingga penandatanganan kontrak dan pagu anggaran.

Baca Juga :  RSUD Sumenep Sudah Lama Melakukan Transparansi dan Pelayanan Digital Berkelas

“Harusnya, walaupun sistem pembangunannya padat karya, di setiap lokasi pembangunan KDMP, harus ada papan informasi yang berisi pagu anggaran dan kalender pelaksanaan, semisal kalender pelaksanaan pekerjaan 3 bulan, faktanya kan tidak ada, artinya terkesan tidak ada transparansi,” ujar Farid.

Tak hanya itu, Farid juga menegaskan agar Kodim 0827 Sumenep tidak tunduk terhadap intervensi pihak manapun, demi menjaga integritas dan kredibilitas proyek strategis nasional tersebut.

Sebagai langkah konkret, GAKI Jatim memastikan akan mengirimkan surat resmi kepada BPK RI, KPK RI, serta PT Agrinas Pangan Nusantara untuk meminta audit dan pengawasan menyeluruh terhadap pelaksanaan pembangunan Gerai KDMP di Sumenep.

Baca Juga :  Pabrik Tak Produksi, Tapi Terima Dana Cukai: Farid Gaki Ungkap Skandal di Sumenep

“Insyaalah dalam waktu dekat ini, kami akan berkirim surat ke KPK, PT Agrinas Pangan Nusantara untuk memastikan pelaksanaan pembangunan KDMP sesuai prosedur,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ketua GAKI: Jangan Ada Intervensi, Kodim Harus Pegang Kendali Penuh KDMP
Gapoktandes Payudan Dundang Bahas Tantangan Regenerasi dan Modernisasi Pertanian
Anak di Jombang Dipanggil Polisi, Kuasa Hukum Tegaskan Tidak Ada Unsur Perdagangan Orang
Seorang Hero Tanpa Jubah dan Topeng dari Tlangoh
Upaya Lestarikan Pesisir dan Dongkrak Pariwisata Bangkalan, PHE WMO Tanam 120 ton Hexareef
Yayasan Ibnu Bachir Klampar Pamekasan, Contoh SPPG yang Sukses
Saatnya Berbagi! Gadai Mas Bangkalan Gelar Jumat Berkah
BPKH Harus Adil dalam Pembagian Nilai Manfaat Tabungan Haji, Tegas Hj. Ansari

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 14:52 WIB

GAKI Jatim Ungkap Minimnya Transparansi Pembangunan KDMP Sumenep

Sabtu, 7 Februari 2026 - 02:47 WIB

Ketua GAKI: Jangan Ada Intervensi, Kodim Harus Pegang Kendali Penuh KDMP

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:01 WIB

Gapoktandes Payudan Dundang Bahas Tantangan Regenerasi dan Modernisasi Pertanian

Sabtu, 10 Januari 2026 - 11:58 WIB

Anak di Jombang Dipanggil Polisi, Kuasa Hukum Tegaskan Tidak Ada Unsur Perdagangan Orang

Sabtu, 27 Desember 2025 - 04:11 WIB

Seorang Hero Tanpa Jubah dan Topeng dari Tlangoh

Berita Terbaru