Ketua GAKI: Jangan Ada Intervensi, Kodim Harus Pegang Kendali Penuh KDMP

Jatim Ekspos

- Reporter

Sabtu, 7 Februari 2026 - 02:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

jatimekapose.com, Sumenep – Proses pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Sumenep menjadi terus menjadi atensi banyak pihak, Sabtu (7/2/2026).

Ketua Gerakan Aktivis Kabupaten Sumenep (Gaki), Farid, mengingatkan agar Kodim 0827 Sumenep tetap menjaga independensi dan profesionalisme dalam menentukan portal titik serta penunjukan mitra pelaksana di setiap desa.

Menurut Farid, KDMP merupakan program nasional strategis yang bertujuan mendorong pemberdayaan, penguatan, dan kemandirian ekonomi desa. Program ini dinilai sangat vital dalam menopang sirkulasi ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Program pembangunan Koprasi Desa Merah Putih bertujuan untuk pemberdayaan, penguatan, dan kemandirian ekonomi desa. Jelas ini sangat menunjang terhadap ekonomi rakyat di setiap desa di seluruh Indonesia, maka dari itu harus didukung penuh oleh semua pihak,” ujarnya.

Baca Juga :  Gapoktandes Payudan Dundang Bahas Tantangan Regenerasi dan Modernisasi Pertanian

Dalam konteks pelaksanaan di Sumenep, Farid mengajak masyarakat untuk ikut terlibat aktif mengawasi jalannya pembangunan KDMP agar sesuai ketentuan.

“Saya sebagai Ketua Gaki, mengajak kepada seluruh masyarakat Sumenep untuk ikut berperan aktif mengawasi proses pembangunan koperasi merah putih di setiap desa se-Kabupaten Sumenep,” kata Farid.

Ia menegaskan, kualitas pembangunan harus benar-benar dijaga, mengingat anggaran yang digunakan bersumber dari APBN.

“Selain anggaranya menggunakan uang rakyat melalui APBN, agar mutu/kualitas pembangunannya benar-benar sesuai dengan spesifikasi/RAB yang sudah disepakati oleh pihak Kodim sebagai KPA/Kuasa Pengguna Anggaran dengan pihak mitra/pelaksana pembangunan di setiap desa,” terangnya.

Baca Juga :  Bea Cukai Madura Tutup 37 PR di Sumenep, Pamekasan Kapan?

Lebih lanjut, Farid menekankan pentingnya menjaga independensi Kodim dalam proses verifikasi, penentuan portal titik, serta penunjukan mitra dan mandor di tiap desa.

“Selain itu, Kodim dalam hal ini, bapak Dandim, jangan mau diintervensi oleh pihak manapun dalam pengaturan portal titik dan penunjukan mitra/mandor di setiap desa se-Kabupaten Sumenep, karena Kodim/bapak Dandim punya otoritas penuh,” pungkasnya.

Berdasarkan data sementara, hingga kini tercatat 117 unit KDMP tengah dibangun di Kabupaten Sumenep dari total target 330 desa dan 4 kelurahan. Setiap unit dialokasikan anggaran Rp1,54 miliar, dengan fokus tahap awal pada pembangunan gedung utama.

Baca Juga :  Yayasan Ibnu Bachir Klampar Pamekasan, Contoh SPPG yang Sukses

Berita Terkait

Gapoktandes Payudan Dundang Bahas Tantangan Regenerasi dan Modernisasi Pertanian
Anak di Jombang Dipanggil Polisi, Kuasa Hukum Tegaskan Tidak Ada Unsur Perdagangan Orang
Seorang Hero Tanpa Jubah dan Topeng dari Tlangoh
Upaya Lestarikan Pesisir dan Dongkrak Pariwisata Bangkalan, PHE WMO Tanam 120 ton Hexareef
Yayasan Ibnu Bachir Klampar Pamekasan, Contoh SPPG yang Sukses
Saatnya Berbagi! Gadai Mas Bangkalan Gelar Jumat Berkah
BPKH Harus Adil dalam Pembagian Nilai Manfaat Tabungan Haji, Tegas Hj. Ansari
Hj. Ansari Dorong Kementerian Haji dan Umrah Terus Berbenah Tingkatkan Pelayanan Jemaah

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 02:47 WIB

Ketua GAKI: Jangan Ada Intervensi, Kodim Harus Pegang Kendali Penuh KDMP

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:01 WIB

Gapoktandes Payudan Dundang Bahas Tantangan Regenerasi dan Modernisasi Pertanian

Sabtu, 27 Desember 2025 - 04:11 WIB

Seorang Hero Tanpa Jubah dan Topeng dari Tlangoh

Jumat, 21 November 2025 - 05:36 WIB

Upaya Lestarikan Pesisir dan Dongkrak Pariwisata Bangkalan, PHE WMO Tanam 120 ton Hexareef

Senin, 10 November 2025 - 22:47 WIB

Yayasan Ibnu Bachir Klampar Pamekasan, Contoh SPPG yang Sukses

Berita Terbaru

Jatim Berita

GPMN Jatim Laporkan Pandji Pragiwaksono atas Dugaan Penistaan Agama

Senin, 12 Jan 2026 - 14:41 WIB