Propam Polri Didesak Periksa Kanit Pidsus Polres Sumenep, Galian C Telan Korban Jiwa

Jatim Ekspos

- Reporter

Minggu, 15 Februari 2026 - 07:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

jatimekspose.com, Sumenep – Kecelakaan tunggal yang merenggut nyawa terjadi di kawasan yang diduga sebagai lokasi pengambilan material galian C di Dusun Kembang, Desa Rombasan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Jumat (13/2/2026) pagi.

Sebuah mobil pick up warna hitam bernomor polisi M-8401-AB terperosok ke jurang sedalam beberapa meter. Sopir kendaraan, Sujianto (60), warga Dusun Sendang Timur, Desa Sendang, Kecamatan Pragaan, meninggal dunia di tempat kejadian perkara.

Berdasarkan keterangan warga, sekitar pukul 09.00 WIB kendaraan sudah berada di dasar jurang saat saksi tiba di lokasi. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa ini memicu sorotan tajam terhadap dugaan aktivitas tambang galian C ilegal yang disebut-sebut telah lama beroperasi di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Farid Gaki Dukung Legalisasi Galian C dan Tambang Batu Karang di Sumenep

Perwakilan Justforce UNIBA Madura, Faisal, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya korban. Namun di saat yang sama, ia juga melayangkan kritik keras kepada jajaran Polres Sumenep, khususnya Unit Pidana Khusus (Pidsus), yang memiliki kewenangan dalam penanganan kasus pertambangan ilegal.

“Kenapa sampai ada korban? Jika lokasi itu memang ilegal dan tetap beroperasi, berarti ada yang tidak beres dalam pengawasannya. Ini kelalaian serius atau jangan-jangan ada lobi-lobi antara pengusaha dan aparat?” tegas Faisal.

Menurutnya, dugaan pembiaran terhadap aktivitas tambang galian C ilegal tidak bisa lagi dianggap persoalan administratif semata. Ia menyebut, jika benar laporan masyarakat selama ini tidak ditindaklanjuti secara serius, maka hal itu merupakan bentuk kegagalan penegakan hukum.

Baca Juga :  Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Santuni Anak Yatim dan Pengemudi Ojol di Grahadi

Faisal mendesak Kapolres Sumenep dan Polda Jawa Timur untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Unit Pidsus. Ia menilai, selama beberapa tahun terakhir, aduan masyarakat terkait aktivitas tambang ilegal sudah berulang kali disampaikan, baik ke Polres maupun Polda, namun aktivitas tersebut diduga masih terus berjalan.

“Atas nama supremasi hukum, Kanit Pidsus wajib dicopot jika terbukti lalai atau tidak serius menangani laporan masyarakat. Penegakan hukum tidak boleh menunggu korban,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihaknya memastikan akan membawa persoalan ini ke Divisi Propam Polri guna meminta pemeriksaan internal apabila ditemukan indikasi pelanggaran kode etik atau pembiaran.

Baca Juga :  GAKI Jatim Ungkap Minimnya Transparansi Pembangunan KDMP Sumenep

Hingga rilis ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Polres Sumenep terkait status legalitas lokasi galian C maupun langkah penindakan yang akan dilakukan pasca insiden tersebut.

Kematian Sujianto kini menjadi lebih dari sekadar kecelakaan lalu lintas. Ia menjelma menjadi pertanyaan publik tentang fungsi pengawasan, integritas penegakan hukum, serta keberpihakan aparat terhadap keselamatan warga.

Dalam perkara seperti ini, yang dipertaruhkan bukan hanya izin tambang—melainkan nyawa manusia.

Berita Terkait

Peduli Anak Yatim, Ansari Bawa Zakat Mal, Mushaf Al-Qur’an dan Motivasi ke Panti Muhammadiyah
Ketua GAKI Mendukung Penuh Langkah Bupati Sumenep Menutup SPPG Nakal
Bupati Sumenep Ultimatum SPPG, Kualitas MBG Jadi Fokus Utama
Sekolah Diintervensi Soal MBG? GAKI Ingatkan Hak Siswa Tak Boleh Dikorbankan
JMP Pamekasan Tebar Berkah Ramadan 1447 H, Ratusan Snack Box Dibagikan untuk Pekerja Jalanan
Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Santuni Anak Yatim dan Pengemudi Ojol di Grahadi
Ketua GAKI Minta Seleksi Sekda Sumenep Bebas Intervensi, Bupati Fauzi Pastikan Tanpa Titipan
Rahman Riadi: Pers Punya Peran Besar Mengawal Persoalan Sosial di Sumenep

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:31 WIB

Peduli Anak Yatim, Ansari Bawa Zakat Mal, Mushaf Al-Qur’an dan Motivasi ke Panti Muhammadiyah

Kamis, 5 Maret 2026 - 04:10 WIB

Ketua GAKI Mendukung Penuh Langkah Bupati Sumenep Menutup SPPG Nakal

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:59 WIB

Bupati Sumenep Ultimatum SPPG, Kualitas MBG Jadi Fokus Utama

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:58 WIB

JMP Pamekasan Tebar Berkah Ramadan 1447 H, Ratusan Snack Box Dibagikan untuk Pekerja Jalanan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 06:52 WIB

Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Santuni Anak Yatim dan Pengemudi Ojol di Grahadi

Berita Terbaru

Opini

Ribuan Hektare LSD di Sumenep Terancam Alih Fungsi

Minggu, 8 Mar 2026 - 07:40 WIB