Pokir ‘Siluman’ Mengguncang DPRD Pamekasan, Forkot: Ada Permainan Kotor Kontraktor dan Pejabat DPRKP!

Jatim Ekspos

- Reporter

Selasa, 9 September 2025 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN – Aroma busuk dugaan korupsi di tubuh DPRD Pamekasan kembali mencuat. Forum Kota (Forkot) Pamekasan menggebrak dengan aksi demo besar-besaran di depan kantor Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (DPRKP), Selasa (9/9/2025), menuding adanya pokir siluman senilai Rp104,8 miliar yang sengaja dimainkan oleh oknum Dewan bersama kontraktor dan pejabat dinas.

Ketua Forkot, Samsul Arifin, dalam orasinya menyebut, dari 714 titik pekerjaan fisik tahun 2024 yang diklaim sebagai hasil aspirasi Dewan, banyak yang janggal dan tidak sesuai mekanisme.

“Banyak pekerjaan pokir DPRD Pamekasan bermasalah. Bahkan KPK pernah mengendus kejanggalan ini saat turun ke Pamekasan beberapa bulan lalu,” tegas Samsul dengan lantang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Forkot menduga kuat adanya campur tangan Kepala DPRKP Pamekasan serta tim anggaran dalam mengatur distribusi proyek. Lebih parah lagi, proyek-proyek senilai miliaran rupiah disebut diarahkan ke pihak tertentu, termasuk konsultan perencana yang terindikasi masih memiliki hubungan keluarga dengan pejabat terkait.

Baca Juga :  Hari Pers Nasional 2026, Chainur Rasyid Dorong Peran Pers Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

Tak berhenti di situ, Samsul juga membongkar adanya proyek siluman hampir Rp9 miliar yang seharusnya kontraktual, tapi justru dialihkan menjadi swakelola desa—modus yang diduga jadi pintu masuk praktik penyalahgunaan anggaran.

“Ini jelas mengarah pada monopoli proyek, dan berpotensi besar jadi tindak pidana korupsi,” teriaknya di tengah kerumunan massa aksi.

Tiga Tuntutan Forkot

Dalam aksi jilid pertama ini, Forkot membawa tiga tuntutan utama:

  1. KPK segera memeriksa dan mengaudit program pokir di bawah naungan DPRKP Pamekasan.
  2. BPK RI diminta turun tangan mengaudit seluruh paket pokir yang bernilai ratusan miliar.
  3. Polres Pamekasan harus menyelidiki kontraktor yang diduga bersekongkol dengan Kepala DPRKP.
Baca Juga :  JMP Pamekasan Tebar Berkah Ramadan 1447 H, Ratusan Snack Box Dibagikan untuk Pekerja Jalanan

Sementara itu, Kepala Dinas DPRKP Pamekasan, Muharram, saat menemui massa aksi hanya memberikan pernyataan singkat:

“Silakan kalau memang ada bukti,” katanya dengan nada datar.

Hingga berita ini diterbitkan, Forkot menegaskan bahwa akan melayangkan surat aksi lagi ke Bupati Pamekasan Sekaligus surat pelaporan kepada Aparat penegak hukum

Berita Terkait

Ansari Ajak Jurnalis Jadi Mitra Pengawas Pembangunan di Madura
Peduli Anak Yatim, Ansari Bawa Zakat Mal, Mushaf Al-Qur’an dan Motivasi ke Panti Muhammadiyah
Ketua GAKI Mendukung Penuh Langkah Bupati Sumenep Menutup SPPG Nakal
Bupati Sumenep Ultimatum SPPG, Kualitas MBG Jadi Fokus Utama
Sekolah Diintervensi Soal MBG? GAKI Ingatkan Hak Siswa Tak Boleh Dikorbankan
JMP Pamekasan Tebar Berkah Ramadan 1447 H, Ratusan Snack Box Dibagikan untuk Pekerja Jalanan
Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Santuni Anak Yatim dan Pengemudi Ojol di Grahadi
Propam Polri Didesak Periksa Kanit Pidsus Polres Sumenep, Galian C Telan Korban Jiwa

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:49 WIB

Ansari Ajak Jurnalis Jadi Mitra Pengawas Pembangunan di Madura

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:31 WIB

Peduli Anak Yatim, Ansari Bawa Zakat Mal, Mushaf Al-Qur’an dan Motivasi ke Panti Muhammadiyah

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:59 WIB

Bupati Sumenep Ultimatum SPPG, Kualitas MBG Jadi Fokus Utama

Selasa, 3 Maret 2026 - 07:23 WIB

Sekolah Diintervensi Soal MBG? GAKI Ingatkan Hak Siswa Tak Boleh Dikorbankan

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:58 WIB

JMP Pamekasan Tebar Berkah Ramadan 1447 H, Ratusan Snack Box Dibagikan untuk Pekerja Jalanan

Berita Terbaru

Opini

Ribuan Hektare LSD di Sumenep Terancam Alih Fungsi

Minggu, 8 Mar 2026 - 07:40 WIB