Aktivis Antikorupsi Farid Siap Bertarung di Pilkades Payudan Dundang 2027

Jatim Ekspos

- Reporter

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 07:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Gugus Anti Korupsi Indonesia (Gaki), Farid Azzyadi.

Ketua Gugus Anti Korupsi Indonesia (Gaki), Farid Azzyadi.

jatimekspose.com, Sumenep – Ketua Gerakan Anti Korupsi Indonesia (GAKI), Farid, membuat kejutan di jagat maya. Melalui akun Facebook “Taretan Farid”, beberapa jam yang lalu ia mendeklarasikan diri bakal maju dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Payudan Dundang, Kecamatan Guluk-Guluk, tahun 2027 mendatang.

Tokoh yang dikenal vokal dalam mengawal isu korupsi itu menegaskan langkahnya bukan untuk meniadakan jasa pemimpin terdahulu. Sebaliknya, ia memberi penghargaan pada setiap kepala desa yang pernah memimpin.

“Saya punya mimpi besar untuk desa yang telah melahirkan saya. Tempat di mana saya tumbuh dan dibesarkan. Bukan berarti pemimpin sebelumnya itu tidak baik. Justru saya menghargai mereka, karena setiap pemimpin punya gaya dan cara masing-masing dalam membangun desanya. Itu perlu diapresiasi,” ungkapnya.

Farid menekankan bahwa niatnya murni untuk mengabdi, tanpa paksaan kepada masyarakat.

“Saya hanya ingin mengabdi untuk desa saya sendiri. InsyaAllah, saya akan maju mencalonkan diri sebagai Kepala Desa Payudan Dundang di periode mendatang, yang dijadwalkan tahun 2027 jika tidak ada perubahan. Namun saya tidak akan pernah memaksa masyarakat,” ujarnya.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa Pilkades harus menjadi pesta demokrasi yang dijalankan dengan hati nurani, bukan ajang konflik.

“Kalau masyarakat menganggap saya mampu membawa kebahagiaan, keamanan, dan kesejahteraan, maka pilihlah saya. Tapi kalau sebaliknya, jangan pilih saya. Karena Pilkades ini adalah kerjanya hati. Kalau hati sudah tidak bisa, ya tidak bisa. Saya tidak memaksa,” tegasnya.

Baca Juga :  Diskusi Bersama Pengusaha Muda Lumajang, Khofifah Bahas Pengembangan Agrobisnis Hingga Pendidikan di Daerah

Pesan damai kembali ditekankan agar masyarakat tidak terpecah belah. “Saya berharap masyarakat tidak perlu ribut. Tidak perlu gontok-gontokan hanya karena beda pilihan. Jangan sampai kita rugi sendiri hanya karena mendukung calon A, B, atau C. Inti dari Pilkades adalah memilih pemimpin terbaik untuk membangun desa, mensejahterakan masyarakat, dan menjaga keamanan kita bersama,” tambah Farid.

Meski dikenal sebagai figur kritis, Farid mengaku tetap sederhana, sama seperti warga kebanyakan.

“Saya orang biasa, lahir dari keluarga sederhana. Kami bukan keluarga kaya, tapi kami bahagia. InsyaAllah jika Allah SWT memberikan amanah kepada saya untuk menjadi kepala desa, saya siap menerima masukan, siap dikritik selama ada solusinya. Karena saya sadar, manusia tidak akan lepas dari salah dan dosa,” bebernya.

Baca Juga :  Rokok Bodong Supreme dan Brighston Beredar Bebas di Tiga Kecamatan Sumenep

Menutup pernyataannya, Farid mengajak masyarakat menyambut Pilkades dengan suasana sejuk dan penuh kegembiraan. “Mari kita songsong Pilkades Payudan Dundang mendatang dengan ruang yang gembira, suasana yang tenang, dan hati yang bersih. Jangan ribut, jangan bermusuhan. Siapapun yang terpilih, itulah amanah Allah SWT. Yang penting desa kita aman, masyarakat kita sejahtera, dan semua bisa berbahagia bersama,” pungkasnya.

Unggahan tersebut ramai ditanggapi warganet. Banyak yang menilai, sepak terjang Farid sebagai aktivis antikorupsi bisa memberi warna baru bagi jalannya demokrasi desa.

Berita Terkait

GPMN Jatim Laporkan Pandji Pragiwaksono atas Dugaan Penistaan Agama
Harlah ke-70 Maqnaul Ulum Jadi Ajang Silaturahmi Santri, Alumni, dan Masyarakat
Pembelian Tembakau di Gudang HM Berjalan Dua Tahun Tanpa Potongan Poster, Petani Bahagia
Ketua FKPP Geram, Harga Tembakau Madura Terjun Bebas
Dugaan Peraktik Jual Beli Pita Cukai, Diduga Kuat Melibatkan Ketua Paguyuban Berinisial UD
Kolaborasi Petani dan Swasta Dorong Tembakau Sumenep Naik Kelas
Farid Gaki: Selamat Jalan Kepala Bea Cukai Madura Lama, Saya Bahagia Diganti!
Bea Cukai Madura Tutup 37 PR di Sumenep, Pamekasan Kapan?

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 14:41 WIB

GPMN Jatim Laporkan Pandji Pragiwaksono atas Dugaan Penistaan Agama

Minggu, 28 September 2025 - 01:11 WIB

Harlah ke-70 Maqnaul Ulum Jadi Ajang Silaturahmi Santri, Alumni, dan Masyarakat

Kamis, 28 Agustus 2025 - 04:09 WIB

Pembelian Tembakau di Gudang HM Berjalan Dua Tahun Tanpa Potongan Poster, Petani Bahagia

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 07:26 WIB

Aktivis Antikorupsi Farid Siap Bertarung di Pilkades Payudan Dundang 2027

Kamis, 7 Agustus 2025 - 07:21 WIB

Ketua FKPP Geram, Harga Tembakau Madura Terjun Bebas

Berita Terbaru

Jatim Berita

GPMN Jatim Laporkan Pandji Pragiwaksono atas Dugaan Penistaan Agama

Senin, 12 Jan 2026 - 14:41 WIB

Jatim Olahraga

KONI Pamekasan Targetkan 10 Besar Porprov Jatim

Jumat, 9 Jan 2026 - 05:28 WIB

Berita

Seorang Hero Tanpa Jubah dan Topeng dari Tlangoh

Sabtu, 27 Des 2025 - 04:11 WIB