Bupati Sumenep Ultimatum SPPG, Kualitas MBG Jadi Fokus Utama

Jatim Ekspos

- Reporter

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

jatimekspose.com, Sumenep – Polemik dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang disuspensi Badan Gizi Nasional menjadi alarm keras bagi pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di daerah.

Di tengah temuan roti berjamur, makanan busuk, hingga menu tak sesuai standar gizi, Pemerintah Kabupaten Sumenep memilih bersikap tegas.

Sorotan publik tak hanya pada kualitas menu yang disebut hanya menyajikan telur atau pisang di sejumlah sekolah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masalah lain juga mencuat, mulai dari dapur yang belum mengantongi sertifikasi HACCP/ISO/Halal, belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) memadai, hingga penggunaan susu yang tidak berlogo BGN sebagai pengganti komponen lain.

Baca Juga :  Anak di Jombang Dipanggil Polisi, Kuasa Hukum Tegaskan Tidak Ada Unsur Perdagangan Orang

Tak berhenti di sana, dugaan kolusi antara supplier dan mitra SPPG ikut menyeruak. Bahkan, isu tak sedap berupa skandal perselingkuhan di lingkungan kerja SPPG menambah panjang daftar persoalan yang mencoreng program strategis tersebut.

Menyikapi kondisi itu, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, angkat suara. Ia memberikan ultimatum keras kepada seluruh pemilik dapur MBG agar tidak bermain-main dengan kualitas makanan yang diperuntukkan bagi anak-anak sekolah.

“Kami menghimbau kepada seluruh pemilik dapur MBG untuk memperhatikan secara serius kualitas makanan yang diberikan kepada anak-anak kita, sesuai dengan aturan yang sudah disampaikan oleh pemerintah,” tegasnya. Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, program MBG bukan sekadar pembagian makanan, tetapi menyangkut masa depan generasi. Karena itu, setiap dapur wajib patuh pada standar gizi, keamanan pangan, dan regulasi yang telah ditetapkan pemerintah.

Baca Juga :  Rahman Riadi: Pers Punya Peran Besar Mengawal Persoalan Sosial di Sumenep

Tak hanya imbauan, orang nomor satu di Kota Keris itu juga memastikan akan turun langsung melakukan pengecekan lapangan. Ia menegaskan, rekomendasi sanksi ke pemerintah pusat bukan sekadar wacana.

“Dalam waktu dekat, saya akan keliling ke beberapa dapur dan saya tidak akan segan-segan merekomendasikan melalui pemerintah daerah kalau ada informasi tentang dapur yang tidak memenuhi standar,” tambahnya.

Ultimatum ini menjadi sinyal jelas: dapur SPPG di Sumenep tak boleh asal jalan. Kualitas pangan, transparansi pengelolaan, dan integritas pelaksana program kini berada dalam pengawasan ketat. Jika masih ditemukan pelanggaran, bukan tak mungkin langkah tegas benar-benar dijatuhkan.

Baca Juga :  Hari Pers Nasional 2026, Chainur Rasyid Dorong Peran Pers Perkuat Ketahanan Pangan Daerah

Berita Terkait

Sekolah Diintervensi Soal MBG? GAKI Ingatkan Hak Siswa Tak Boleh Dikorbankan
JMP Pamekasan Tebar Berkah Ramadan 1447 H, Ratusan Snack Box Dibagikan untuk Pekerja Jalanan
Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Santuni Anak Yatim dan Pengemudi Ojol di Grahadi
Propam Polri Didesak Periksa Kanit Pidsus Polres Sumenep, Galian C Telan Korban Jiwa
Ketua GAKI Minta Seleksi Sekda Sumenep Bebas Intervensi, Bupati Fauzi Pastikan Tanpa Titipan
Rahman Riadi: Pers Punya Peran Besar Mengawal Persoalan Sosial di Sumenep
Hari Pers Nasional 2026, Chainur Rasyid Dorong Peran Pers Perkuat Ketahanan Pangan Daerah
Kepala DPMD Sumenep Dorong Pers Aktif Kawal Pembangunan Desa

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 09:59 WIB

Bupati Sumenep Ultimatum SPPG, Kualitas MBG Jadi Fokus Utama

Selasa, 3 Maret 2026 - 07:23 WIB

Sekolah Diintervensi Soal MBG? GAKI Ingatkan Hak Siswa Tak Boleh Dikorbankan

Jumat, 27 Februari 2026 - 13:58 WIB

JMP Pamekasan Tebar Berkah Ramadan 1447 H, Ratusan Snack Box Dibagikan untuk Pekerja Jalanan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 06:52 WIB

Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Santuni Anak Yatim dan Pengemudi Ojol di Grahadi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 10:44 WIB

Ketua GAKI Minta Seleksi Sekda Sumenep Bebas Intervensi, Bupati Fauzi Pastikan Tanpa Titipan

Berita Terbaru

Opini

Sekda Sumenep: Pembantu dan Juru Masak (Koki) Bupati

Selasa, 3 Mar 2026 - 07:08 WIB